Senin, 09 September 2013

Pendiam Bukan Berarti Anti Sosial. :D

OPENING :
Quote:

- Gue Sering Kesal Terkadang Banyak Yang Bilang Gue Ini Sombong..
Nggak Gaul..
Bahkan Ada yang bilang gue Ini ANTI Yang Namanya Bergaul ( Atau Anti Sosial )

Padahal Bukan Maksudnya Begitu..
Gue Suka Punya Teman..
Apalagi punya Teman Yang Akrab..
Gue Orangnya Juga Solidaritas Tinggi Kalo Udah Ada Teman..

Cuma Gue Emang Jarang Bisa Membuka Obrolan Atau Suatu Perbincangan Dengan Orang Baru..
Dan Emang Benar Adanya Gue Suka Sebuah ketenangan .. -


Dan Berikut Inilah Penjelasannya...

ISI THREAD :
Quote:
INTROVERT & EKSTROVERT


Jenis kepribadian introvert atau ekstrovert ini merujuk pada preferensi-preferensi yang dipilih oleh seseorang.
Sementara preferensi – preferensi itu dipilih berdasarkan hal-hal yang terasa lebih nyaman untuk dilakukan atau dijalani.
Dengan kata lain, kepribadian akan menentukan definisi kenyamanan. Nyaman bagi orang ekstrovert belum tentu nyaman bagi orang introvert.




INTROVERT :

Apa yang ada di benak kita ketika mendengar kata introvert ?
apakah mungkin kita akan membayangkan seseorang yang pemalu, penyendiri, dan hanya sedikit berbicara?

Jika ada orang yang beranggapan seperti itu maka dia tidak salah, tapi dia juga tidak sepenuhnya benar.
Karena apa yang dipaparkan di atas hanyalah sebagian kecil dari unsur atau pengertian introvert yang sebenarnya,
yang sayangnya digunakan kebanyakan orang untuk melabeli orang tertentu dengan sebutan introvert.

Lalu apakah sebenarnya introvert itu?

Spoilerfor INTROVERT:


Introvert pada dasarnya merujuk pada jenis kepribadian seseorang yang merupakan lawan dari ekstrovert.

Introvert adalah orang yang berorientasi ke ‘dalam’ diri mereka sendiri (inward thinking).
Mereka tertarik pada dunia ide, pemikiran, dan konsep sehingga orang-orang introvert sangat menyukai suasana tenang untuk menyendiri untuk berpikir ataupun beraktivitas.

Sumber energi mental mereka berasal dari proses ‘menyendiri’ ini sehingga bagi orang yang tidak mengerti, orang introvert terkadang disalah artikan sebagai pribadi yang anti sosial dan tertutup.

Ketika orang introvert bersosialisasi dengan banyak orang, maka ‘stock’ energi mental mereka perlahan-lahan akan berkurang dan ketika itu terjadi, maka mereka akan ‘mengisi ulang’ dirinya dengan menyendiri. Banyak pemikir, seniman atau orang—orang hebat yang merupakan orang introvert.

Nama-nama seperti Albert Einstein, Abraham Lincoln, Steven Spielberg, sampai businessman sekelas Bill Gates adalah contoh notable orang-orang introvert yang sukses dalam pekerjaan mereka.

Dan Seperti Inilah Sebuah Pandangan Dari Seorang Introvert..
Dimana Hanya Fokus Di 1 Sisi..



Dan Inilah Sifat Kebalikan Dari Seorang INTROVERT

Spoilerfor EKSTROVERT:


Ekstrovert adalah orang-orang yang kepribadiannya sangat bertolak belakang dengan orang introvert karena mereka adalah orang-orang yang berorientasi ke ‘luar’ diri mereka (outward thinking).

Ciri dari orang ekstrovert adalah outgoing, pandai bersosialisasi, dan senang mengobrol.

Jika orang introvert mengisi energinya dengan menyendiri, maka orang ekstrovert justru mendapatkan energi mentalnya dengan bersosialisasi dan bertemu orang banyak.

Ketika mereka sendiri, mereka akan merasa tidak tenang karena itu akan ‘menghabiskan’ energi mereka.

ontoh orang ekstrovert yang terkenal adalah Soekarno, Guy Kawasaki, dan Larry King.

Dan Seperti Inilah Sebuah Pandangan Seorang Ekstrovert
Dimana Pandangan Terbagi Disetiap Sudut.





Quote:

Pada dasarnya, orang introvert juga suka bersosialisasi, namun mereka sudah merasa nyaman jika memiliki 1 atau 2 orang teman dekat karena bagi mereka yang terpenting bukanlah kuantitas teman yang mereka miliki tetapi lebih kepada kualitas atau ‘kedalaman’ hubungan yang mereka bangun.

Beda halnya dengan orang ekstrovert, mereka sangat senang bertemu dengan orang-orang baru dan membuat teman sebanyak mungkin karena justru hal inilah yang membuat mereka nyaman.

Dalam dunia kerja, orang introvert lebih cenderung bekerja secara sendiri atau dalam kelompok kecil yang tenang karena bagi mereka cara kerja seperti itu terasa kondusif.

Adapun orang ekstrovert, mereka senang bekerja di posisi dimana mereka bisa berinteraksi dengan banyak orang. Menempatkan mereka di lingkungan sepi dan mereka akan merasa pekerjaan itu sangat tidak menyenangkan.


Lalu ..Manakah Yang Bagus ?? Menjadi Orang Ekstrovert / Introvert

Quote:
sebenarnya pertanyaan ini sendiri tidak patut ditanyakan karena esensinya akan sama apabila kita mempertanyakan yang manakah lebih bagus antara pria atau wanita.

Keduanya berbeda tapi saling melengkapi. Sayangnya di dunia dimana publisitas dan narsisme di agung-agungkan seringkali orang ekstrovert cenderung mendapat apresiasi lebih dibandingkan orang Ekstrovert karena orang Ekstrovert biasanya lebih unggul dalam bersosialiasi sehingga mudah kelihatan ‘menonjol’ di mata orang lain.
Dan Orang Introvert Biasanya Hanya Menonjol Ketika Seseorang Yang Ingin Mencari Seseorang Yang Loyal Dan Solidaritas Tinggi.

Pada dasarnya tidak ada orang yang 100% ekstrovert ataupun 100% introvert.
Kita semua merupakan campuran dari unsur ini, hanya saja ada satu unsur yang mendominasi kepribadian kita yang memang sudah terbentuk dari ‘sananya’.
Pada sisi lain, ada juga orang yang bertipe Ambivert, yaitu orang yang memiliki kepribadian introvert dan ekstrovert yang seimbang atau 50-50, namun jumlah orang seperti ini sangat sedikit.


Quote:
ENDING :

Pada akhirnya kita tidak perlu mempermasalahkan apakah kita introvert atau ekstrovert, tapi yang lebih penting adalah bagaimana mengembangkan potensi berdasarkan pengetahuan akan jenis kepribadian kita, karena setiap kepribadian tentu memiliki kelebihan dan juga kekurangan.contoh sederhananya, Orang introvert harus belajar lebih membuka diri terhadap pergaulan baru dan dunia sosial. Sedangkan orang ekstrovert harus belajar menikmati waktu-waktu sendiri mereka.

So, what kind of person are you ? 


#sumber: http://www.kaskus.co.id/thread/51e4d3797b12433d6000000c/pendiam-bukan-berarti-anti-sosial/

0 komentar:

Posting Komentar